News

Iran Abaikan Tawaran Gencatan Senjata 48 Jam dari Amerika Serikat

Teheran (KABARIN) - Iran dilaporkan tidak menerima proposal gencatan senjata selama 48 jam yang diajukan Amerika Serikat di tengah memanasnya situasi di kawasan Timur Tengah.

Laporan dari Fars menyebutkan bahwa usulan tersebut disampaikan melalui perantara negara sahabat pada awal April. Langkah itu merupakan bagian dari upaya diplomatik Washington untuk meredakan konflik yang terus meningkat.

Menurut sumber yang dikutip, dorongan gencatan senjata ini muncul setelah ketegangan semakin tinggi, termasuk adanya serangan yang menyasar fasilitas militer AS di Pulau Bubiyan, Kuwait.

Meski begitu, Iran tidak memberikan jawaban resmi secara tertulis. Sebagai gantinya, respons ditunjukkan lewat kelanjutan operasi militer di lapangan.

Situasi ini tidak lepas dari rangkaian konflik sebelumnya. Pada akhir Februari, Amerika Serikat bersama Israel melakukan serangan ke sejumlah wilayah di Iran, termasuk Teheran. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan Ali Khamenei serta sejumlah pejabat militer dan warga sipil.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan menggunakan rudal dan drone yang menargetkan wilayah Israel serta aset militer AS di kawasan Timur Tengah. Ketegangan yang terus berlanjut ini turut berdampak pada stabilitas regional dan meningkatkan kekhawatiran global.

Pewarta: Xinhua
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: